The virgin island – Pulau Tujuh, Seram Utara

 

Take me back to Pulau Tujuh!

Racun piknik ala @provokatorpantai itu parah. Sungguh!

Jadi, 26 Desember lalu, saya kembali berlibur ke Ambon.
Tiba di Pattimura airport jam 7 pagi dan ternyata Caryl yang katanya mau ngejemput malah gakbisa bangun! Alhasil bung Glenn lah yang jemput saya.

Kami langsung kerumah bung Chelo buat rumpik sebentar lalu saya ngerampok perlengkapan outdoor punya belionya… wkwkwk. (Danke bu, su pinjami beta!)

Kelar itu, saya didrop ke guesthouse untuk numpang mandi dikamar sewaan travelmate saya Devi dan kak Olip yg udah duluan nyampe Ambon dua hari sebelumnya.

Setelah selesai bersiap, kami check out dari guesthouse kemudian meluncur dengan mobil bersama bung Glenn menuju pelabuhan penyeberangan ferry. Oh ya, sebelumnya kami mampir untuk menjemput abang Morika dirumahnya.
Sore itu kami melakukan perjalanan menuju pulau Tujuh, Pasanea, di pulau Seram sisi Utara, Maluku Tengah.

Menyeberang dari Ambon menuju ke Seram  ditempuh selama dua jam (atau kurang ya? lupa soalnya dikapal saya tidur) dan membutuhkan biaya sekitar Rp250.000,- untuk satu mobil tipe Avanza berpenumpang  5 orang.

Perjalanan darat menuju Pasanea kami tempuh selama kurang lebih enam jam melalui jalanan beraspal halus berkelok tajam, dengan dua kali istirahat dijalan untuk makan malam dan cari toilet umum.
Tiba di desa ditepi pantai, kami menitipkan mobil dimuka rumah nelayan pemilik perahu. Malam itu juga sekitar pukul sebelas, kami menyeberang ke pulau.

Untuk menyeberang menuju pulau Tujuh hanya perlu waktu sekitar sepuluh menit dengan menyewa perahu nelayan seharga Rp300.000,- pulang pergi.

Pulau Tujuh ini adalah pulau kecil yang masih alami. Geliat pariwisata disini ternyata diinisiasi oleh GenPI Maluku (Generasi Pesona Indonesia chapter Maluku). Disana hanya terdapat sebuah penginapan bernama Nusa Itu Resort. Penginapan tersebut hingga saat ini baru memiliki dua cottage/pondok tanpa AC saja, namun per pondoknya relatif luas untuk ditempati empat sampai enam orang.

IMG_20171228_081722.jpg

Tempat ini dikelola oleh warga desa nelayan setempat dan disewakan untuk umum. Untuk menyewanya, per orang dikenakan biaya Rp300.000,-. Biaya ini sudah termasuk makan 3x sehari.
Jika tamu tidak ingin menginap di pondok, boleh juga mendirikan tenda ditepi pantai, tentunya harus jaga kebersihan ya?

Pada akhirnya, nyaris tengah malam, kami bisa menikmati istirahat di salah satu cottage Nusa Itu Resort.

IMG_20171228_081902.jpg

Esok paginya saya menyaksikan sunrise pertama yang sedikit tertutup awan. Tak apalah.

IMG_20180101_223451.jpg
Sarapan pertama kami adalah pisang goreng dan segelas teh sambil dengar lagu-lagu hasil streaming aplikasi Joox dengan sebuah speaker aktif di ruang makan.

Streaming? Yes! Ini keistimewaan pulau Tujuh, mamen…
Sinyal operator seluler merah stay full terus karena towernya ada ditepi pantai diseberang pulau. Hahaha.
Liburan tanpa gangguan sinyal itu kadang jadi berkat, bisa jadi juga musibah. Untung saya kebagian ena ena nya aja. Bless the Lord!

IMG_20180101_223352.jpg

Pagi itu kami menghabiskan waktu dengan sesi foto, memancing, buat vlog, foto lagi, dan main air dipantai depan penginapan.

IMG_20180108_213253.jpg

Sedari pagi hingga sebelum tengah hari sudah banyak boat yang membawa wisatawan mampir ke pulau kami ini. Rupanya mereka adalah tamu-tamu dari Saleman/Ora yang dibawa snorkeling tour kemari. Dari Ora menuju ke pulau Tujuh katanya ditempuh dalam waktu satu jam dengan boat.

Sebagai awam tentu saya bertanya-tanya, apa istimewanya sih hingga tamu-tamu di Ora sampai dibawa snorkeling ke pulau Tujuh?

Siangnya pertanyaan saya terjawab ketika saya snorkeling ke sisi kiri dermaga. Rupanya bawah laut sekitar pulau ini sungguh indah!

Terumbunya masih padat, sehat dan beraneka ragam bentuknya, tumbuh tak jauh dari pantai. Saya sampai tak berani mendekati area dangkal karena takut merusaknya dengan fin yang saya pakai berenang.
Ikannya? Jangan tanya…tentu saja banyak dan indah-indah dalam bebagai bentuk, warna dan ukuran. Dari berbagai tempat saya pernah turun snorkeling, baru disinilah saya bisa melihat anemon yang begitu luas dan sehat dengan penghuninya, ikan-ikan nemo yang gendut dan besar-besar. Lokasinya pun tak butuh menyelam terlalu dalam. Ah ini sih keren!

IMG_1514381191320.jpg

Tempat ini memang belum terlalu populer di Indonesia, baru sedikit orang, terutama orang lokal saja yang tau keindahan bawah laut pulau Tujuh. Saya sungguh ingin melihatnya tetap lestari bertahun-tahun kedepan nanti. Datang boleh, tapi mohon dengan sangat, jangan merusak alam ya gaes? Nanti berbi sedih…

Kami snorkeling sampai menjelang sore, kemudian kembali ke pulau.
Malamnya kami keluar dari cottage untuk tidur dalam tenda. Semula tenda sudah didirikan di tepi pantai, namun rupanya turun hujan sedikit deras, maka tenda kami pindahkan ke teras besar dekat ruangan makan. Namanya masih tetep camping kan ya? Ehe.

Menu makan malam itu adalah ikan bakar hasil pancingan dan spearfishing kami siangnya. Kami tidur kekenyangan, sementara para pria bermain kartu hingga dini hari.

Paginya setelah kelar sarapan, kami mengemasi barang untuk kembali ke pulau Seram.

Menurut saya, liburan kesini sebenarnya ideal dilakukan selama 4 hari 3 malam biar puassss. Namun karena masih ingin eksplore Ora, maka terpaksa kami harus cepat pergi pagi itu.

Pulau Tujuh saya nobatkan jadi tempat ideal liburan dan menepi dari segala keramaian. Dengan segala kesederhanaan dan kealamiannya, disini saya bisa melepaskan penat jenuh segala rutinitas hidup.

Need effort sih untuk menuju kesini. Kombinasi perjalanan darat dan laut yang cukup lama. Bagi yang tak biasa traveling begini mungkin akan mengeluh. Tapi trust me, it’s worth it. Karena untuk menuju serpihan surga itu nggak bisa pakai jalur yang mudah!

Advertisements

15 thoughts on “The virgin island – Pulau Tujuh, Seram Utara

  1. Pingback: Mengunjungi Ambon Manise di Timur Indonesia : Travelin Seru di 2017 (2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s